
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di GOR Mastrip, Kecamatan Kedopok, Kamis (12/3).
PROBOLINGGO - Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di GOR Mastrip, Kecamatan Kedopok, Kamis (12/3).
Sebanyak
2.729 warga Kota Probolinggo menerima bantuan tersebut yang terdiri dari 95
buruh pabrik rokok, 66 buruh tani tembakau, dan 2.545 masyarakat lainnya yang
memenuhi kriteria penerima bantuan.
Pada
tahap ini, masing-masing penerima memperoleh BLT sebesar Rp300.000 untuk
alokasi bulan Maret 2026.
Kepala
Dinas Sosial PPPA Kota Probolinggo dalam laporannya menyampaikan bahwa program
BLT DBHCHT ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat
memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain
penyaluran BLT DBHCHT, pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian
bantuan sosial secara simbolis yang bersumber dari APBD Tahun 2026, meliputi 136
paket sembako bagi fakir miskin, 18 paket bantuan alat usaha, 23 bantuan sosial
bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), 4 bantuan alat bantu bagi
penyandang disabilitas, serta bantuan bagi 8 anak yatim.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah terkait, camat dan lurah se-Kota Probolinggo, serta para penerima bantuan.
Dalam
sambutannya, Wali Kota Probolinggo menyampaikan bahwa penyaluran BLT DBHCHT
tahun ini dilakukan lebih awal sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada
masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Penyaluran
BLT kali ini kami percepat karena mendekati Idul Fitri. Kami berharap bantuan
ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, terutama untuk membeli
kebutuhan pokok menjelang hari raya,” ujar
Wali Kota.
Melalui
program ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap bantuan yang diberikan dapat
membantu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan
warga yang membutuhkan.