DINAS SOSIAL PPPA TERIMA PENGHARGAAN: AKTIF LAPORKAN INOVASI DI IGA 2025

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo menerima Penghargaan atas Peran Aktif dalam Pelaporan Data Inovasi pada ajang Innovation Government Award (IGA) 2025.

PROBOLINGGO - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo menerima Penghargaan atas Peran Aktif dalam Pelaporan Data Inovasi pada ajang Innovation Government Award (IGA) 2025. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Probolinggo dan Pj Sekretaris Daerah Kota Probolinggo pada acara Pemberian Penghargaan bagi Inovator Inovasi Daerah  yang digelar di Puri Manggala Bhakti Kantor Pemerintah Kota Probolinggo pada Rabu Siang (19/11).


Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada perangkat daerah yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menyusun, melaporkan, dan mengembangkan data inovasi secara tepat waktu dan berkualitas sesuai ketentuan penilaian IGA 2025. Pelaporan data inovasi merupakan salah satu indikator strategis yang menentukan keberhasilan daerah dalam menciptakan ekosistem inovatif, responsif, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Sosial juga menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program-program inovatif, khususnya dalam pelayanan sosial, penanganan kemiskinan, serta layanan perlindungan sosial berbasis teknologi dan data. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas inovasi agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.


Acara ditutup dengan sesi foto bersama serta ajakan untuk memperkuat budaya kerja kreatif dan kolaboratif antar-perangkat daerah agar Kota Probolinggo mampu meraih hasil terbaik dalam penilaian IGA 2025.

Daftar Inovasi Daerah pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo ialah sebagai berikut:

NO

NAMA INOVASI

PENJELASAN SINGKAT MENGENAI INOVASI

 

1.

1. ULTPK (Unit
layanan terpadu penanggulangan kemiskinan)

Merupakan suatu unit layanan terpadu non structural lintas sektoral dalam melaksanakan pelayanan penanganan dan percepatan penanggulangan kemiskinan di Kota Probolinggo.

2.

2. SPOT CARE ( Shelter Pelayanan Optimal bagi Terlantar - Cepat, Aktif, Responsif )

Untuk menjawab kebutuhan PMKS/PPKS terlantar yang optimal, maka Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo mendirikan Shelter, memberikan layanan berupa rumah singgah/tempat sementara/tempat berlindung atau berkelanjutan untuk kondisi tertentu guna menyiapkan kondisi mental, psikologi, keberfungsian sosial penerima layanan (klien PMKS/PPKS) sebelum mendapatkan rujukan yang sesuai dengan kriteria permasalahannya

3.

3. JARING PERAK
(Jaringan Perlindungan Perempuan dan anak)

Sebagai upaya dalam perlindungan Perempuan dan anak di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dalam hal ini Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA). membuat inovasi Jaring Perak (jaringan perlindungan perempuan dan anak) sebagai perantara pendukung dalam menuntaskan permasalahan perempuan dan anak di kota Probolinggo. Karena gagasan awal inovasi ini dibuat dikarenakan Covid 19 dimana semua aktifitas terganggu dan hanya melakukan aktifitas atau kegiatan di Rumah, sehingga munculah inovasi tersebut, dan dirasa Inovasi tersebut baik untuk dilanjutkan maka sampai tahun 2024 Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dalam hal ini Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).

4.

CARING GEDSI (Bincang Ringan Gender dan Sosial Inklusi)

Kegiatan Caring Gedsi (Bincang Ringan Gender dan Sosial Inklusi) dilaksanakan dengan maksud dan tujuan sebagai sarana edukasi dan informasi kepada masyarakat mengenai kesetaraan gender dan sosial inklusi dalam pembangunan, sehingga masyarakat mengetahui dan memahami akses, partisipasi, kontrol serta manfaat pembangunan dalam mewujudkan
kesetaraan gender dan sosial inklusi

5.

OMARU
(Obrolan Jum'at Seru)

Inovasi Daerah Pelayanan Publik yang berfungsi One Stop Service/Layanan satu pintu keluarga, holistic integratif berbasis hak anak, melalui media digital instagram puspaga

6.

Pondasi Hati (Pusat Konsultasi & Konseling Jiwa dan Hati

konseling dan konsultasi sebagai suatu Pelayanan Publik yang berfungsi One Stop Service/Layanan Satu Pintu Keluarga, Holistic Integratif Berbasis Hak Anak

7.

Jebol Tesa ABK (Layanan Jumput Bola Terapi dan Diagnosa ABK)

Layanan Jebol Tesa ABK merupakan salah satu layanan yang ada di PUSPAGA dinas Sosial, P3A Kota Probolinggo untuk membantu masyarakat di Kota Probolinggo yang membutuhkan layanan terapi dan diagnosa pada anak yang berkebutuhan
khusus

8.

Jebol Cinta (Jemput Bola Tracing Anak Putus Sekolah)

Inovasi untuk mentracing anak putus sekolah dengan melakukan assesment dan memberikan masukan ataupun saran untuk mencegah maupun mengembalikan anak kembali ke bangku sekolah bisa kembali ke sekolah awalnya maupun jalur
PKBM

9.

AYO MBAK
(Ayo Membangun Bersama Anak)

Inovasi AYO MBAK (Ayo Membangun Bersama Anak) terinspirasi dari rendahnya persentase keterlibatan anak dalam pembangunan, mulai keterlibatan musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan maupun tingkat kota. Dari inovasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada anak-anak melalui Forum Anak sebagai 2P (Pelapor dan Pelopor) untuk mengemukakan pendapat atau pandangannya dalam pemenuhan hak partisipasi ini ketika anak diberi ruang, akses dan kesempatan mengekspresikan dirinya.

10.

AMIN SIGAPP
(Asesmen Psikologis dan Konseling Sinergi Cegah Perkawinan Anak dan Pemberdayaan
Perempuan)

Inovasi AMIN SIGAPP merupakan tahapan penerapan pelayanan PUSPAGA bersama Pengadilan Agama Probolinggo terkait dengan konseling dan konsultasi untuk keluarga, orang tua dan anak (calon pengantin)dan dari hasil konseling dan konsultasi tersebut diharapkan adanya suatu rekomendasi dispensasi nikah untuk anak dibawah umur.

11

Sapu Latar (Semua Peduli Masalah Kesejahteraan Masyarakat)

SAPU LATAR merupakan sebuah organisasi sosial sebagai wadah pilar-pilar sosial yang bergerak dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial masyarakat yang berdifat terbuka, independen dan akuntabel.

LINK TERKAIT