
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo menggelar kegiatan Penyampaian Informasi Verifikasi dan Validasi Data Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Selasa (7/7), di Aula Dinsos PPPA Kota Probolinggo.
KOTA
PROBOLINGGO –
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo
menggelar kegiatan Penyampaian
Informasi Verifikasi dan Validasi Data Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA)
bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial
Kecamatan (TKSK), Selasa (7/7), di Aula Dinsos PPPA Kota Probolinggo. Kegiatan
ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen dalam
menghadirkan data PEKKA yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan dan
program pemberdayaan perempuan yang tepat sasaran.
Kegiatan
diawali dengan arahan Kepala Dinas Sosial PPPA Kota Probolinggo, Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd., yang
baru menjabat sejak Juni 2026. Selain memperkenalkan diri kepada PSM dan TKSK,
beliau menegaskan bahwa kualitas data merupakan fondasi utama dalam
penyelenggaraan pelayanan sosial.
"Data
yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, kami
berharap PSM dan TKSK sebagai mitra Dinsos PPPA dapat terus mendukung proses
pendataan di lapangan, khususnya terkait data Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA)
dan data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)," ujar Dr. Siti Romlah.
Pada
kesempatan tersebut, Kepala Dinas juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi PSM
dan TKSK yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam mendampingi
masyarakat. Beliau berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat,
bahkan mengusulkan adanya forum silaturahmi bersama Wali Kota Probolinggo agar
para relawan sosial dapat menyampaikan berbagai kendala, masukan, maupun
harapan secara langsung kepada Pemerintah Kota.
Sebelum
mengakhiri arahannya untuk menghadiri agenda lain, Kepala Dinas juga
menyempatkan berdialog dengan para peserta guna mendengarkan berbagai aspirasi
dari PSM dan TKSK terkait pelaksanaan tugas di lapangan.
Selanjutnya,
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan menyampaikan materi mengenai pelaksanaan verifikasi dan validasi Data PEKKA Tahun
Anggaran 2026. Materi yang disampaikan meliputi mekanisme pembaruan data
melalui penambahan maupun pengurangan data sesuai kondisi riil, tata cara
pengisian formulir verifikasi, serta pentingnya pembaruan data secara berkala
agar informasi yang dimiliki pemerintah selalu relevan dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Sementara
itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial menambahkan bahwa ketelitian dalam
penyusunan laporan data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di
setiap kelurahan juga menjadi perhatian penting. Seluruh data yang disampaikan
harus sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan sehingga dapat menjadi dasar
perencanaan program kesejahteraan sosial yang efektif.
Melalui
kegiatan ini, Dinsos PPPA Kota Probolinggo berharap proses verifikasi dan
validasi data PEKKA dapat berjalan optimal dengan dukungan aktif PSM dan TKSK.
Data yang valid dan mutakhir diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan
yang lebih tepat sasaran, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan
pemberdayaan masyarakat di Kota Probolinggo.