
Jumat (13/3), Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo menerima kedatangan seorang warga Kota Probolinggo yang baru saja dievakuasi dari Iran akibat konflik yang terjadi di negara tersebut.
Kepala Dinas Sosial PPPA bersama Nur Hasanah dan Orang Tuanya serta Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur
KOTA
PROBOLINGGO – Jumat (13/3), Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak Kota Probolinggo menerima kedatangan seorang warga Kota
Probolinggo yang baru saja dievakuasi dari Iran akibat konflik yang terjadi di
negara tersebut.
Warga
tersebut bernama Nur Hasanah, yang sebelumnya menempuh pendidikan di Iran. Ia
dipulangkan ke Indonesia menyusul meningkatnya situasi konflik di kawasan Timur
Tengah akibat perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Pemerintah
Indonesia sendiri melakukan proses evakuasi terhadap warga negara Indonesia
(WNI) yang berada di Iran untuk memastikan keselamatan mereka.
Setibanya di Jawa Timur, Nur Hasanah kemudian diantar oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menuju Kota Probolinggo dan diserahkan secara langsung kepada Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinsos P3A.
Kepala Dinsos P3A Kota Probolinggo menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyambut baik kepulangan Nur Hasanah dan memastikan kondisinya dalam keadaan baik setelah melalui proses perjalanan panjang dari luar negeri.
“Alhamdulillah,
warga Kota Probolinggo yang sebelumnya berada di Iran telah tiba dengan
selamat. Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinsos P3A siap memberikan
pendampingan serta memastikan kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baik,”
ujarnya.
Ia
juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah
membantu proses penjemputan dan pengantaran warga hingga kembali ke daerah
asalnya.
Nur
Hasanah sendiri mengaku bersyukur dapat kembali ke tanah air dan berkumpul
dengan keluarga di Kota Probolinggo setelah situasi keamanan di Iran semakin
tidak menentu akibat konflik yang terjadi.
Pemerintah
Kota Probolinggo berharap kondisi di Timur Tengah segera membaik sehingga
masyarakat internasional dapat kembali hidup dengan aman dan damai.