
Kamis pagi (18/6), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Probolinggo bersama Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak) Bayuangga menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Probolinggo
KOTA PROBOLINGGO – Kamis pagi (18/6), Dinas Sosial,
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Probolinggo bersama
Forum PUSPA (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak)
Bayuangga menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi sebagai upaya memperkuat
sinergi dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota
Probolinggo.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Bidang
Pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial PPPA Kota Probolinggo, dilanjutkan arahan
dari Kepala Dinas Sosial PPPA Kota Probolinggo mengenai pentingnya kolaborasi
antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan
yang inklusif dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum PUSPA Bayuangga
Kota Probolinggo, Aries Dirgayunita, M.Psi., Psikolog, memaparkan program kerja
Forum PUSPA Bayuangga Periode 2025–2027. Selain itu, disampaikan pula tujuan
pelaksanaan rapat koordinasi, yaitu memperkuat soliditas anggota Forum PUSPA
Bayuangga agar semakin aktif berperan dalam mendukung pelaksanaan berbagai
program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Dalam pembahasan, Forum PUSPA Bayuangga juga
mengusulkan pelaksanaan Podcast Forum PUSPA yang direncanakan berlangsung
setiap hari Jumat sebagai media edukasi, komunikasi, dan penyebarluasan
informasi kepada masyarakat. Selain itu, dibahas pula iuran anggota sebagai
bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pelaksanaan program kerja Forum PUSPA
Bayuangga.
Melalui rapat koordinasi ini, Forum PUSPA Bayuangga
bersama Dinas Sosial PPPA Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus memperkuat
koordinasi dan kolaborasi dalam mengimplementasikan program kerja yang telah
disusun. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan peran
perempuan, perlindungan anak, serta pemberdayaan kelompok rentan demi
terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kota Probolinggo.