KOTA PROBOLINGGO SUSUN RAD PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK TAHUN 2026–2030

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak (RAD PPA) Kota Probolinggo Tahun 2026–2030


Probolinggo – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak (RAD PPA) Kota Probolinggo Tahun 2026–2030, pada Jumat, (28/8), bertempat di Aula Sejahtera Dinsos PPPA Kota Probolinggo.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperkuat komitmen dan sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan perkawinan anak serta pemenuhan dan perlindungan hak anak.

Penyusunan RAD PPA Tahun 2026–2030 diarahkan untuk menghasilkan rencana aksi yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. Dokumen tersebut diharapkan dapat menjadi landasan bagi perangkat daerah dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan serta melaksanakan berbagai langkah pencegahan perkawinan anak sesuai dengan peran dan kewenangan masing-masing.


Dalam kegiatan tersebut, Forum Anak Kota Probolinggo turut hadir dan berpartisipasi dengan menyampaikan aspirasi serta perspektif anak. Keterlibatan Forum Anak menjadi bagian penting dalam memastikan suara anak turut dipertimbangkan dalam proses perencanaan pembangunan, khususnya kebijakan yang berkaitan dengan pemenuhan hak, perlindungan, dan masa depan anak.

Partisipasi anak dalam penyusunan kebijakan juga menjadi wujud komitmen untuk menciptakan pembangunan yang lebih inklusif, dengan menempatkan anak sebagai subjek pembangunan yang memiliki hak untuk didengar dan berpartisipasi dalam berbagai proses yang berdampak terhadap kehidupannya.

Melalui penyusunan RAD PPA Tahun 2026–2030, Pemerintah Kota Probolinggo mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, keluarga, masyarakat, satuan pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, Forum Anak, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, sekaligus memperkuat upaya pencegahan perkawinan anak secara komprehensif dan berkelanjutan.

Bersama mencegah perkawinan anak, bersama mewujudkan masa depan anak Kota Probolinggo yang lebih baik.

LINK TERKAIT