MERIAHKAN HARI JADI KE-667, DINSOS PPPA TAMPILKAN RAGAM BUDAYA DAN PILAR SOSIAL

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo turut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo melalui keikutsertaan dalam Pawai Budaya yang digelar pada Sabtu, (13/9)


PROBOLINGGO – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo turut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo melalui keikutsertaan dalam Pawai Budaya yang digelar pada Sabtu, (13/9)

Mengusung semangat keberagaman dan kebersamaan, Dinsos PPPA hadir sebagai peserta nomor 14 dengan menampilkan perpaduan seni budaya, pendidikan, serta peran berbagai unsur sosial yang selama ini menjadi bagian dari pelayanan sosial kepada masyarakat.

Salah satu penampilan yang menjadi bagian dari barisan Dinsos PPPA adalah Tari Gandrung sebagai persembahan dari Sekolah Rakyat Kota Probolinggo. Penampilan tersebut menjadi representasi semangat generasi muda dalam mengenal, mencintai, dan melestarikan kekayaan seni budaya Nusantara.

Selain Tari Gandrung, barisan Dinsos PPPA juga menampilkan Jaran Bodhag khas Probolinggo, yang menjadi salah satu kesenian tradisional daerah. Kehadiran Jaran Bodhag turut memberikan warna khas lokal dalam parade budaya tersebut.

Semarak keberagaman semakin terlihat melalui penampilan peserta dengan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya NTT, Bugis, Bali, Dayak, Riau, dan Jawa. Keberagaman busana tersebut menjadi simbol persatuan dalam perbedaan sekaligus menggambarkan kekayaan budaya Indonesia.

Tidak hanya menampilkan seni dan budaya, Dinsos PPPA juga melibatkan berbagai pilar sosial dan unsur pendukung pelayanan sosial, yaitu Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Forum Anak, Forum Puspa, TAGANA, Forum Disabilitas, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), serta SDM Program Keluarga Harapan (PKH).

Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan sosial tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dan partisipasi berbagai elemen masyarakat.

Melalui keikutsertaan dalam Pawai Budaya ini, Dinsos PPPA Kota Probolinggo tidak sekadar hadir untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo, tetapi juga membawa pesan tentang kebersamaan, keberagaman, inklusivitas, serta kepedulian sosial.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan “Merajut Asa, Untuk Probolinggo yang Inklusif dan Sejahtera”, sebagai komitmen untuk terus membangun pelayanan dan perlindungan sosial yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Probolinggo.

Pawai Budaya menjadi ruang untuk merayakan keberagaman, memperkuat kebersamaan, sekaligus menunjukkan bahwa setiap unsur masyarakat memiliki peran dalam mewujudkan Probolinggo yang inklusif dan sejahtera.

 

LINK TERKAIT