PASTIKAN KLIEN MENDAPAT PENANGANAN OPTIMAL, SHELTER DINSOS P3A KOTA PROBOLINGGO FASILITASI RUJUKAN ODGJ KE RS JIWA MENUR

Kamis pagi (25/6), Pemerintah Kota Probolinggo melalui Shelter Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) kembali melaksanakan fasilitasi rujukan bagi klien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan bagi klien ODGJ agar memperoleh pelayanan medis yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.


KOTA PROBOLINGGO – Kamis pagi (25/6), Pemerintah Kota Probolinggo melalui Shelter Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) kembali melaksanakan fasilitasi rujukan bagi klien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak kesehatan bagi klien ODGJ agar memperoleh pelayanan medis yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.

Fasilitasi rujukan dilakukan sebagai tindak lanjut penanganan terhadap klien yang memerlukan layanan kesehatan jiwa secara lebih komprehensif. Melalui rujukan ke rumah sakit rujukan, diharapkan klien mendapatkan pemeriksaan, pengobatan, perawatan, serta pendampingan medis yang optimal guna mendukung proses pemulihan.

Proses rujukan dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak sebagai bentuk sinergi lintas sektor. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Relawan Ambulance Abi Responsif yang membantu proses transportasi klien, tenaga medis dari Pustu Sukabumi, pihak keluarga klien dari Kelurahan Kademangan dan Kelurahan Mangunharjo, serta petugas Shelter Dinsos P3A Kota Probolinggo yang mendampingi sejak proses persiapan hingga keberangkatan menuju RSJ Menur Surabaya.

Sebelum keberangkatan, petugas memastikan seluruh persyaratan administrasi telah terpenuhi serta kondisi klien siap untuk menjalani proses rujukan. Koordinasi dengan pihak keluarga juga dilakukan secara intensif agar proses pelayanan berjalan lancar dan klien mendapatkan dukungan penuh selama menjalani perawatan.


Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, dan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan ODGJ. Peran keluarga tidak hanya dibutuhkan pada saat proses rujukan, tetapi juga dalam mendukung keberlanjutan pengobatan dan proses rehabilitasi setelah klien mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit.

Melalui kegiatan ini, Dinsos P3A Kota Probolinggo terus berkomitmen menghadirkan pelayanan sosial yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak masyarakat, termasuk bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial secara adil dan berkelanjutan.

Dinsos P3A Kota Probolinggo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan jiwa serta menghilangkan stigma terhadap ODGJ. Dengan dukungan dan kolaborasi semua pihak, diharapkan setiap klien memiliki kesempatan yang sama untuk menjalani proses pemulihan dan kembali berfungsi secara sosial di tengah masyarakat.

 

LINK TERKAIT