
Kegiatan Pendampingan Peningkatan Kapasitas Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) merupakan langkah tindak lanjut dari launching Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak yang dilaksanakan pada Tahun 2024.
FOTO BERSAMA DENGAN KEPALA DINAS SOSIAL PPPA
PROBOLINGGO - Kegiatan
Pendampingan Peningkatan Kapasitas Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA)
merupakan langkah tindak lanjut dari launching Kelurahan Ramah Perempuan dan
Peduli Anak yang dilaksanakan pada Tahun 2024. Kegiatan Pendampingan Peningkaan
Kapasitas relawan SAPA mempunyai maksud dan tujuan untuk memberikan penguatan
relawan SAPA dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang
perlindungan anak dan perempuan, meningkatkan pengetahuan tentang kekerasan terhadap
anak dan perempuan, meningkatkan kemampuan relawan dalam mengartikulasikan
kepentingan perempuan dan anak, membangun
norma sosial yang mendukung penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak dan
Membantu
masyarakat Kelurahan dalam mewujudkan 10 indikator KRPPA. 10 indikator
Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) salah satunya adalah
Tidak ada kekerasan terhadap
perempuan dan anak dan korban tindak pidana perdagangan orang,
tiidak ada pekerja anak
dan Tidak ada yang
menikah di bawah usia 19 tahun.
Dinas Sosial,
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo menggelar kegiatan Pendampingan
Peningkatan kapasitas Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) secara bertahap
di 5 Kecamatan Se-Kota Probolinggo. Kamis (6/2), kegiatan pendampingan ini
diawali di Kecamatan Mayangan dan dihadiri langsung oleh Bapak Dr. Rey
Suwigtyo, S.Sos., M.Si. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak serta didampingi oleh Ibu Eka Pujiyanti, S.STP., M.Si. Kepala
Bidang Pemberdayaan Perempuan.