PENINGKATAN KAPASITAS DAN PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN

kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan dengan tema ‘Perempuan Cakap Digital dan Tertib Berlalu Lintas’.

PROBOLINGGO – Selasa (14/8), bertempat di Aula Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo sebanyak 40 Orang perwakilan Relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak), Perwakilan dari Organisasi Perempuan Kota Probolinggo yang menjadi anggota Forum Puspa mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan dengan tema ‘Perempuan Cakap Digital dan Tertib Berlalu Lintas’. Kegiatan pagi ini dibuka langsung oleh Bapak Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si. Kepala Dinas Sosial PPPA dan didampingi oleh Ibu Eka Pujiyanti, S.STP., M.Si. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan. Peningkatan Kapasitas ini juga menghadirkan 2 (dua) Narasumber dari Satlantas Polres Kota Probolinggo dan Telkom Probolinggo.

 

Kegiatan ini digelar Dinas Sosial PPPA dengan tujuan peningkatan kapasitas perempuan sehingga cakap dalam bermedia digital, tertib dalam berlalu lintas dan dapat mengambil peran dengan berpatisipasi aktif dalam mensosialisasikannya kembali dalam lingkup masyarakat yang lebih luas. Dalam pemaparan materi dari kedua narasumber, terlihat peserta yang didominasi Perempuan sangat antusias mengikuti kegiatan. Aipda Eko Arisandi, S.H. selaku Pejabat Sementara Kanit Keamanan dan Keselamatan Berlalu Lintas menyampaikan materi mengenai peran dan pastisipasi aktif Perempuan dalam tertib berlalu lintas. Sedangkan narasumber dari Telkom Probolinggo, Wildan Almaz Zufar memberikan paparan mengenai peran dan partisipasi aktif perempuan dalam bermedia digital yang sehat.

 

Peningkatan kapasitas kali ini juga dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi yang cepat dan pesat sehingga perlu untuk meningkatkan kompetensi digital Masyarakat agar mampu beradaptasi menggunakan teknologi digital dan memanfaatkan sisi positifnya dan mengurangi sisi negatiF yang pasti timbul. Rendahnya etika digital berpeluang menciptakan ruang digital yang tidaK menyenangkan karena konten negatif. Selain itu, rapuhnya keamanan digital juga berpotensi terhadap kebocoran data pribadi maupun penipuan digital. Dalam sambutannya kepala Dinas Sosial PPPA menyerukan “mari kita Bersama memerangi HOAKS dengan lebih berhati-hati dalam menerima informasi di Media Sosial kita, jangan mudah terpancing dan tetap waspada”.

LINK TERKAIT