
inas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Probolinggo terus berkomitmen memperkuat kualitas layanan perlindungan perempuan dan anak melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM dalam Memberikan Edukasi dan Pendampingan bagi Penyedia Layanan.
KOTA PROBOLINGGO – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Probolinggo terus berkomitmen memperkuat kualitas layanan perlindungan perempuan dan anak melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM dalam Memberikan Edukasi dan Pendampingan bagi Penyedia Layanan yang dilaksanakan di Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) Kota Probolinggo, Selasa (19/5).
Kegiatan ini
diikuti oleh Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan
Kademangan, serta para pengasuh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA)
se-Kota Probolinggo.
Pelaksanaan
kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan lembaga penyedia
layanan peningkatan kualitas keluarga melalui penguatan kapasitas sumber daya
manusia (SDM). Fokus penguatan meliputi peningkatan pemahaman terkait
perspektif kesetaraan gender, pemenuhan hak anak, serta penguatan jejaring
rujukan antar lembaga layanan.
Dalam
kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai berbagai isu
sosial strategis yang memerlukan perhatian bersama. Materi tentang Tindak
Pidana Perdagangan Orang (TPPO) disampaikan oleh Novita Dwi Aryani, M.Psi.,
Psikolog. Sementara materi mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan
terhadap perempuan dan anak disampaikan oleh Aries Dirgayunita, M.Psi.,
Psikolog.
Melalui
peningkatan kapasitas ini, para penyedia layanan diharapkan mampu memberikan
edukasi dan pendampingan secara optimal kepada masyarakat, khususnya perempuan
dan anak. Selain itu, peserta juga diharapkan dapat menjadi garda terdepan
dalam upaya deteksi dini, pencegahan, serta penanganan berbagai persoalan
sosial di lingkungan masing-masing.
Kegiatan
berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi, baik saat sesi
pemaparan materi maupun diskusi. Berbagai persoalan dan studi kasus yang kerap
ditemui di lingkungan masyarakat maupun lembaga pengasuhan anak turut menjadi
pembahasan dalam sesi tanya jawab.
Dinsos P3A
Kota Probolinggo berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergi antar
jejaring layanan di masyarakat guna menciptakan lingkungan keluarga yang aman,
responsif, dan ramah terhadap perempuan serta anak. Kegiatan ini juga menjadi
bagian dari upaya mewujudkan ketahanan keluarga yang lebih kuat dan berkualitas
di Kota Probolinggo.