PERKUAT SINERGI PENYALURAN BANSOS, DINSOS PPPA FASILITASI FGD BERSAMA BANK INDONESIA

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo juga memfasilitasi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Malang, pada Senin (29/6) di Aula Dinsos PPPA Kota Probolinggo.


KOTA PROBOLINGGO – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo juga memfasilitasi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Malang, pada Senin (29/6) di Aula Dinsos PPPA Kota Probolinggo.

FGD ini merupakan rangkaian kegiatan setelah pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi Program Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT). Kegiatan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam penyaluran bantuan sosial, di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten dan Kota Probolinggo, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten dan Kota Probolinggo, Dinas Sosial Kabupaten dan Kota Probolinggo, Bank Jatim, BNI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta PT Pos Indonesia.


Melalui forum diskusi ini, para peserta bersama Bank Indonesia melakukan identifikasi berbagai tantangan sekaligus menggali masukan terkait pelaksanaan penyaluran bantuan sosial non tunai di wilayah Probolinggo.

Beberapa topik yang menjadi pembahasan meliputi peningkatan literasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan agen bank, kualitas data penerima bantuan, kesiapan infrastruktur pendukung, layanan agen bank, proses transaksi, perlindungan konsumen, hingga evaluasi penyaluran bantuan sosial yang bersumber dari APBD.

Diskusi juga mengulas pentingnya akurasi data kependudukan melalui pemadanan NIK, peningkatan keamanan penggunaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), pemerataan layanan agen bank, ketersediaan jaringan dan perangkat transaksi, serta penguatan mekanisme penanganan pengaduan masyarakat. Selain itu, peserta turut membahas peluang pengembangan penyaluran bantuan sosial APBD secara non tunai sebagai upaya meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas penyaluran bantuan.

Melalui fasilitasi yang diberikan Dinsos PPPA Kota Probolinggo, diharapkan forum diskusi ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, regulator, perbankan, dan mitra penyalur dalam mendukung penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, aman, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan inklusi keuangan di masyarakat.

 

LINK TERKAIT