PERKUAT SINERGI PERANGKAT DAERAH, DORONG PEMENUHAN INDIKATOR KOTA LAYAK ANAK

Komitmen mewujudkan Kota Probolinggo sebagai Kota Layak Anak (KLA) terus diperkuat melalui sinergi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Penguatan Komitmen dan Sinergi Perangkat Daerah dalam Pemenuhan Indikator Kota Layak Anak Kota Probolinggo, yang berlangsung di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (29/9).


PROBOLINGGO – Komitmen mewujudkan Kota Probolinggo sebagai Kota Layak Anak (KLA) terus diperkuat melalui sinergi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Penguatan Komitmen dan Sinergi Perangkat Daerah dalam Pemenuhan Indikator Kota Layak Anak Kota Probolinggo, yang berlangsung di Puri Manggala Bhakti, Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (29/9).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB tersebut menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat komitmen perangkat daerah dalam memenuhi berbagai indikator penyelenggaraan KLA.

Kota Probolinggo sebelumnya telah memperoleh predikat Kota Layak Anak Kategori Utama. Capaian tersebut menjadi modal penting sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui kerja bersama lintas sektor.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo menyampaikan materi mengenai penguatan komitmen dan sinergi perangkat daerah dalam penyelenggaraan Kota Layak Anak. Sementara itu, Kepala Lembaga Perlindungan Anak (LPA) selaku fasilitator KLA memberikan materi terkait monitoring dan evaluasi pemenuhan indikator KLA serta penguatan integrasi perangkat daerah dengan klaster KLA.

Peserta kegiatan terdiri atas perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo sebagai bagian dari Gugus Tugas Kota Layak Anak, unsur Kementerian Agama Kota Probolinggo, Kantor Kementerian Agama Kota Probolinggo, serta PERUMDA Kota Probolinggo.

Perkuat Pemahaman dan Pemetaan Indikator

Melalui kegiatan ini, perangkat daerah didorong tidak hanya memahami indikator KLA secara administratif, tetapi juga mampu menerjemahkannya ke dalam program dan kebijakan yang memberikan dampak nyata terhadap pemenuhan hak anak.

Sejumlah hal menjadi perhatian dalam kegiatan, antara lain pemetaan program dan kontribusi masing-masing perangkat daerah terhadap pemenuhan indikator dan klaster KLA, identifikasi indikator yang telah terpenuhi maupun yang masih membutuhkan penguatan, serta penegasan keterlibatan Gugus Tugas KLA dalam setiap indikator yang menjadi tanggung jawab perangkat daerah.

Penguatan juga diarahkan pada pengumpulan dan penginputan data ke dalam aplikasi KLA agar data yang tersedia semakin valid, lengkap, dan komprehensif. Dukungan penganggaran dari APBD Pemerintah Kota Probolinggo juga menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan keberlanjutan program dan kegiatan KLA.

10 Program Menjadi Bagian dari Upaya Pemenuhan Hak Anak

Dalam penyelenggaraan Kota Layak Anak, sejumlah program dan layanan menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan hak serta perlindungan anak di Kota Probolinggo.


Program tersebut antara lain PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga), UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak), Unit Layanan Disabilitas Pendidikan, Penanganan Anak Tidak Sekolah dan Mengembalikan ke Bangku Sekolah, Perkawinan Usia Anak, Akte Kelahiran, Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA), Forum Anak Kota Probolinggo, Kampung Ramah Anak, serta Musrenbang Anak.

Keberadaan berbagai program tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan hak anak membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, masyarakat hingga dunia usaha dan lembaga terkait.

Dorong Tindak Lanjut dan Rencana Aksi

Hasil kegiatan juga menekankan pentingnya tindak lanjut berupa penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) KLA Kota Probolinggo. Langkah tersebut diharapkan dapat memperjelas arah kebijakan, pembagian peran, serta target yang harus dicapai dalam penyelenggaraan KLA.

Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar predikat Kota Layak Anak yang telah diraih tidak berhenti pada pencapaian administratif, tetapi terus berkembang menjadi sistem perlindungan dan pemenuhan hak anak yang nyata dan berkelanjutan.

Melalui penguatan komitmen bersama ini, Pemerintah Kota Probolinggo terus mendorong terwujudnya lingkungan yang aman, ramah, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Bersinergi Memenuhi Hak Anak, Bersama Mewujudkan Kota Probolinggo Layak Anak.”

 

LINK TERKAIT