SEMANGAT GOTONG ROYONG DAN PEDULI LANSIA WARNAI BBGRM DAN HALUN 2026

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menggelar Apel Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) Tahun 2026 di Kawasan Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Selasa (26/5).

KOTA PROBOLINGGO – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) menggelar Apel Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) Tahun 2026 di Kawasan Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Selasa (26/5).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si., mewakili Wali Kota Probolinggo. Turut hadir Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Hj. Evariani Aminuddin, M.Kes., Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Madihah, S.K.M., kepala perangkat daerah, ASN, PWRI, Gerontologi, serta unsur masyarakat lainnya.

Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Madihah, S.K.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan BBGRM dan HALUN Tahun 2026 bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat, memperkuat budaya gotong royong, meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, serta memperkuat sinergitas lintas sektor dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat menuju Probolinggo Bersolek.


Selain itu, momentum HALUN juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan lanjut usia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

“Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya gotong royong terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat demi mewujudkan Kota Probolinggo yang lebih bersih, sehat, harmonis, dan sejahtera,” ujar Madihah.

Juga dalam sambutannya, Pj. Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa peringatan BBGRM dan HALUN merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai luhur bangsa, khususnya kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia.

“Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan upaya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dengan semangat gotong royong, berbagai persoalan sosial dapat diatasi bersama serta pembangunan masyarakat dapat diwujudkan secara kolaboratif dan berkelanjutan,” ungkapnya.


Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo terus berkomitmen mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kebijakan dan program sosial yang terencana, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Menurutnya, semangat gotong royong saat ini juga harus diarahkan pada upaya pemberdayaan masyarakat agar mampu tumbuh mandiri dan produktif melalui pengembangan UMKM sosial, usaha produktif masyarakat, bantuan peralatan usaha, pendampingan wirausaha sosial, serta penguatan ekonomi keluarga prasejahtera.

Pada momentum HALUN, Pj. Sekda juga menyampaikan apresiasi kepada para lanjut usia yang telah memberikan pengabdian, pengalaman, dan keteladanan bagi pembangunan bangsa dan Kota Probolinggo.


Rangkaian kegiatan BBGRM dan HALUN Tahun 2026 meliputi apel pencanangan, kerja bakti massal dan bersih lingkungan di kawasan Pantai Permata, penanaman pohon dan penghijauan kawasan pesisir, senam bersama, sarasehan, pelayanan kesehatan gratis, gerakan literasi “One Book One Person”, hingga kegiatan serentak di wilayah kelurahan.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 267 peserta tersebut diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun budaya gotong royong di tengah masyarakat Kota Probolinggo.

 

LINK TERKAIT