
Penyaluran BLT DBHCHT dilaksanakan serentak di 5 Kecamatan pada hari Selasa (2/12) dan Rabu (3/12) pagi.
PROBOLINGGO
– Pemerintah Kota Probolinggo kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program perlindungan sosial yang
berkelanjutan. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penyaluran
Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil
Tembakau (DBHCHT) tahap kedua, yang dilaksanakan melalui Dinas Sosial,
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Probolinggo.
Pada
tahap kedua ini, sebanyak 3.182 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima
bantuan tunai yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi
dan belum menerima bantuan sosial lainnya. Para penerima bantuan tersebut
berasal dari kelompok buruh pabrik rokok, buruh tani tembakau, fakir miskin,
serta keluarga dengan balita stunting yang termasuk dalam kategori desil 1 dan
desil 5.
Penyaluran
BLT DBHCHT dilaksanakan serentak di 5 Kecamatan pada hari Selasa (2/12) dan
Rabu (3/12) pagi. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan terkoordinasi
dengan baik, melibatkan unsur kelurahan serta petugas terkait guna memastikan
bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak. Pemerintah Kota
Probolinggo juga memastikan bahwa seluruh tahapan penyaluran dilakukan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip transparansi dan
akuntabilitas.
Adapun rincian penerima BLT DBHCHT tahap kedua ini meliputi 79 KPM buruh pabrik rokok, 91 KPM buruh tani tembakau, 3.008 KPM kategori fakir miskin, serta 44 KPM keluarga dengan anak stunting. Seluruh penerima merupakan warga yang telah diverifikasi dan dinyatakan memenuhi kriteria, serta tidak sedang menerima bantuan sosial lainnya dari pemerintah.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dengan total sebesar Rp900.000 untuk setiap KPM. Bantuan tersebut disalurkan untuk periode Oktober, November, dan Desember, dengan besaran Rp300.000 per bulan. Diharapkan, bantuan ini dapat membantu keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, meringankan beban ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Program
BLT DBHCHT merupakan salah satu instrumen penting pemerintah daerah dalam
menekan angka kemiskinan, memperkuat jaring pengaman sosial, serta memberikan
perhatian khusus kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh kondisi sosial
dan ekonomi. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah
dalam mendukung penanganan stunting dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pemerintah
Kota Probolinggo menegaskan akan terus berupaya menghadirkan program-program
yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan sinergi
antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Probolinggo dapat terus
bergerak menuju daerah yang lebih sejahtera, inklusif, dan berdaya.